Search
  • Moxienotion

Museum: an old school kind of thriller movie




Moviegoers dari berbagai angkatan pastinya sudah menonton film thriller Hollywood yang legend, Silence of the Lambs. Sepertinya itu menjadi film wajib tonton untuk semua penikmat film. Namun sayang sekali setelah kesuksesan film yang dibintangi oleh Anthony Hopkins dan Jodie Foster itu sekarang-sekarang ini jarang dijumpai, dalam hal film thriller berkualitas. Ya, kita bisa sebut beberapa judul lainnya seperti Seven yang diperankan oleh Brad Pitt, atau SAW, tapi agak susah untuk menyebutkan satu judul thriller yang berhasil membuat kita melongo sepanjang film dalam satu dekade terakhir.

Film Museum, mungkin bisa menjadi kandidatnya. Meskipun tidak berasal dari Hollywood, melainkan dari Jepang, film ini disebut sebagai J-horror with a twist. Film ini bercerita tentang seorang serial killer yang mengenakan kostum kodok dan membunuh korbannya (secara sadis) hanya saat hujan. Seorang detektif terjebak dalam kasus demi kasus yang diciptakan oleh sang Frog Man. Film ini menyimpan banyak elemen kejutan dari segi twist cerita, watak dan motif dari para karakternya membuat hal yang akan ditunggu oleh penontonnya.

Kalau dibandingkan lagi dengan Silence of the Lambs, sepertinya ada sebuah adegan di film Museum yang bisa mengingatkan kita akan memori ketegangan pertama kali menonton Silence of the Lambs, yaitu adegan mayat tergantung dengan kedua tangannya terikat, bersimbah darah. Temukan kesamaan (atau tidak, karena pastinya setiap film mempuyai daya tariknya sendiri) antara film Museum ini dengan film-film thriller yang telah sukses di masanya dulu di bioskop segera.

0 views
Moxienotion Newsletter

See it First

© 2020 By Moxienotion

  • Grey Instagram Icon
  • Grey YouTube Icon
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon